July 30, 2005
Gue pengen buat pengakuan. Beberapa hari yang lalu gue lagi duduk di sebuah klinik, nunggu apoteker ngeracik resep obat yang gue pesen, ketika seorang bapak tua bergumam ngga jelas narik perhatian gue. Dia keliatannya lagi ngga sehat banget, setengah berbaring di atas kursi, peganging dada setiap beberapa detik. Badan basah keringetan, menyeringai nahan sakit. Sendirian, ngga ada orang lain di sampingnya.
“Mau ke Bogor naik apa, dik? Kalo jalan kaki, bisa ga?” dia tiba-tiba nanya ke gue terbata-bata, meremas-remas sakit di dadanya. Kalo perhitungin waktu, perjalanan dari tempat itu ke Bogor bakalan minimal 3 jam, dan apapun yang terjadi ama bapak itu sepertinya tidak memungkinkan untuk berjalan keluar, apalagi nyari bis yang tepat untuk ke Bogor.
Ngga tau apa yang merasuki, gue terpaku dingin dan cuman jawab apa yang beliau tanyakan. Pikiran gue meronta-ronta, merintahin gue untuk bergerak ke sisi dia and nanyain apa yang terjadi. Tapi ngga satupun anggota badan gue nurutin itu. I sit calm and dumb. Kalo ada Prof. Xavier yang ngecek brainwave gue, gue yakin grafiknya bakalan hiperaktif banget.
But ngga ada satupun reaksi yang muncul di luar. (more…)
July 29, 2005
Yup, I finally treat myself a real decent and professional cyber home. Boy I’m so ecstatic right now. Hahahaha..
Grab some cookies, chillers on the fridge.
Enjoy your stay.
July 26, 2005
Entah apa yang ada di otak mereka, tapi tiap hari makin bertebaran aja orang-orang yang pake gelang sosial itu. Seolah-olah kalau ngga ikut pake salah satu dari gelang itu, kita adalah manusia rendahan yang egois dan tidak memberikan kontribusi wawasan sosial apa-apa. Penambahan kuantitas bukan cuman di jumlah pemakai, tapi belakangan ini penambahan juga terjadi di jumlah gelang yang bisa dipakai oleh satu orangnya. Gue pernah melihat seseorang yang pake empat gelang di tangan kanan, dan sepasang interlink di tangan kiri. Lima gelang pada satu orang! Wah, dia pasti Yayasan berjalan..
Kemarin gue juga nonton iklan Clear (kalau tidak salah) yang kasih free band untuk setiap pembelian shampoo-nya. Belum lagi gue liat gelang-gelang yang bermerk produk or perusahaan seperti NIKE, ADIDAS, dsb. Penyimpangan ngga stop di situ, cos kalo elo ke Roxy Mas ato pusat perbelanjaan serupa, bakalan nemu juga yang tulisan I LOVE BOJES AFI dan PANCEN OYE. (more…)
July 25, 2005
Lagi di kamar browse OC when kedengaran suara TV di ruang tamu, someone yang give psychic readings to people. Awalnya gue pikir itu orang lagi di wawancara, tapi lama-kelamaan kok gue makin kenal gitu ‘pattern’ yang dia omongin. Plus lagi ‘gestures’ omongannya berasa bukan obrolan biasa. Setelah gue dengerin dia ngomong apa, langsung gue lompat keluar and nonton.
Yup, jadi itu acara reality show hidden cam gitu. Segmennya kali ini tentang seorang psychic yang bisa profiling gitu. Hidden cam nya tempel di kacamata, jadi kita bisa nonton muka spectator dengan jelas. Ada yang kaget, geleng-geleng kepala, bingung, senyum, takut dsb. Seru juga idenya. Jadi kepikiran pengen nyoba juga cos selama ini reaksi orang-orang kalo lagi gue profile tuh keren-keren, especially yang cewe. Well, sebenernya semua cewe sih, ngga pernah gue profile cowo, males. Hahahaha..
Ini contoh satu cam yang keren banget, tapi harganya ngga manusiawi, $3420. Ada sih yang lokal punya cuman 400rb, tapi gue ngga yakin ama kualitasnya, and juga ngga keren. I sent Sapto’s first magic effect this afternoon. Maybe I should charge him for that to get some money..
July 16, 2005
Konon, muncul satu anak baru bernama Flabbergasted yang berlagak jagoan di thread Megachurches. Aksinya keren deh, tajam and dingin, tebas-tebas samurai motongin omongan orang lain sambil teriak, “Guilty! Guilty! Guilty!” Sebenernya ini bukan kejadian yang pertama kali, sebelumnya juga ada beberapa yang mirip, tapi baru kali ini yang lagaknya super berbobot banget. Dan kesalahan terbesarnya adalah langsung nyentil-nyentil nama TG di postingan pertamanya. Nobody, I repeat, nobody messes with TG. Last time it happened, kota Atlantis hilang dari permukaan bumi. Hahahaha..
So gue penasaran dong ama nih newbie. Apakah dia emang segede omongannya, atau cuman total kacang yang lihai ngegertak and mancing untuk make me look stupid. Either way, setelah pikir panjang akhirnya gue memutuskan untuk follow his game, considering that itu bisa bikin seneng seandainya dia merasa mission accomplished gitu, bikin doi santai and akhirnya malah ngebuka banyak celah supaya gue bisa masuk. My real source of intrigue adalah ucapan dia yang ngomong, “I offer you no apologies..” Wohoo, sounds like he has something, ‘kan? Makanya gue adain full scale search on this guy. (more…)