March 29, 2008
Saya sangat menyukai storytelling. Saya senang merasa santai, membawa orang terhanyut ke dalam apa yang ingin saya sampaikan, melepaskan pilihan apakah mereka ingin terhisap masuk ke dalam pusaran pesan yang disampaikan, atau sekedar berselancar ringan di atas riak ombak cerita yang berbuih-buih.
Entah mengapa jika berbicara tentang storytelling, saya langsung terbayang dengan terutama lautan. Padahal sebenarnya saya takut dengan tebaran air yang luas karena tidak tahu caranya berenang dan dibayang-bayangi imajinasi tenggelam masuk ke kedalaman air dimana saya hanya bisa sendirian, sunyi, dan tidak mendengarkan apa-apa selain cahaya sinar yang terbias menembus permukaan air, masuk menerangi pupil saya yang terasa agak sensitif.
Bulatan matahari jadi terlihat jauh sangat besar bila Anda melihatnya dari dalam air di tingkat kedalaman tertentu. Semakin dalam, semakin jauh, semakin membesar. Seolah-olah Anda memakai lup yang didorong menjauh-mendekat dari lensa mata Anda sampai akhirnya bisa mendapatkan satu titik fokus yang tepat. Satu titik penglihatan membuat Anda merasa nyaman memperhatikan apa yang Anda perlu perhatikan, baik ketika memakai lup untuk membaca sesuatu yang kecil tersembunyi atau menggunakan ketenggelaman Anda di dalam air untuk mengamati indahnya bulatan matahari di atas sana. (more…)
August 8, 2007
Pagi tadi, jam 9.30…

Stelah slesai, dipaksa untuk nyelup jari ke tinta supaya ngga vote lagi. Brengsek, tau gitu gue skalian tusukin lebih banyak lagi plus tambahin lobang-lobang korek api.
August 2, 2007
Phone pranks adalah humor nakal dalam bentuk nelpon dan ngerjain orang yang angkat telpon. Konyol-konyol banget, tapi sejauh ini yang gue denger cuman terbatas di negara-negara Barat dan sekitarnya. But tadi malem akhirnya nemu ada yang versi lokal juga, ahahaha! Ngga fully bikin ketawa ngakak sih, but it was already a huge effort. Kocak dan kena bikin gondoknya. Gue yakin kalo banyak orang yang tau soal beginian, pasti bakalan mancing tingkah dan produk-produk yang lebih canggih lainnya dalam waktu dekat. So, demi mendorong dunia komedi Indonesia, silakan di donlot dan sebarin lagi. Thanks to somebody dari milis WarGa yang ngasih URL-nya kemaren: Phone Prank - Customer Servive Indosat M3.
July 27, 2007
Dapet dari Kapanlagi.com, kocak dan interesting.
Fakta-fakta dari seorang Bill Gates:
1. Bill Gates menghasilkan US$250 setiap detiknya, itu sekitar US$20 juta sehari dan US$7,8 milyar setahun!
2. Jika dia menjatuhkan US$1.000, dia bahkan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengambilnya kembali karena sama dengan waktu 4 detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.
3. Utang nasional Amerika sekitar US$5,62 trilyun, jika Bill Gates akan membayar sendiri utang itu, dia akan melunasinya dalam waktu kurang dari 10 tahun.
4. Dia dapat menyumbangkan US$15 kepada semua orang di dunia tapi tetap dapat menyisakan US$5 juta sebagai uang sakunya.
5. Michael Jordan adalah atlit yang dibayar paling mahal di Amerika. Jika dia tidak makan dan minum dan tetap membiarkan penghasilannya utuh dalam setahun sejumlah US$30 juta, dia tetap harus menunggu sampai 277 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang.
6. Jika Bill Gates adalah sebuah negara, dia akan menjadi negara terkaya sedunia nomor ke 37 atau jadi perusahaan Amerika terbesar nomor 13, bahkan melebihi IBM.
7. Jika semua uang Bill Gates ditukarkan ke dalam pecahan US$1, kita dapat menyusunnya menjadi jalan dari bumi ke bulan, 14 kali bolak balik. Tapi jalan itu harus dibuat non stop selama 1.400 tahun dan menggunakan total 713 buah pesawat Boeing 747 untuk mengangkut semua uang itu.
8. Bill Gates sekarang berumur 40 tahun. Jika kita mengasumsikan dia dapat hidup 35 tahun lagi maka dia harus membelanjakan US$6,78 juta per hari untuk menghabiskan semua uangnya sebelum dia pergi ke surga.
9. Tapi! Jika pemakai Microsoft Windows dapat mengklaim US$1 untuk setiap kali komputernya hang karena Microsoft Windows, Bill Gates akan segera bangkrut dalam waktu 3 tahun!
Hahaha, bener banget tuh, especially Windows Vista which I think is plain stupidity.
Gue ngga ngerti kenapa M$oft berani ngeluarin produk sampah beginian. Gue skarang lagi pake notebook baru, Toshiba Portege M500 dengan Intel Core 2 T5600. Speed ngga pernah jadi masalah, tapi program selalu hang not responding. Misalnya barusan gue lagi pake Photoshop, trus coba browse pictures pake ACDsee tiba-tiba jadi hang photoshopnya, menyusul ACDsee, lalu terakhir Explorer. Tadi malem juga, lagi asyik-asyik ngetik di M$Word, trus tiba-tiba hang gara-gara gue buka Explorer untuk browse Flashdisk. Kesempatan lain, hang ketika lagi mo ngeburn pake Nero.
Yang bikin lebih parah, sekalipun udah coba di force close via Task Manager, tetep aja ngga mau nutup, loading entah nunggu apaan. WTF!
Blum lagi terlalu banyak Windows Alert Notification tiap kali pengen Delete, Open New Application, and even Cut-Paste file ke directory lain.
This is madness.
June 8, 2007
Belakangan makin rame aja orang yang recommend film ini, so akhirnya gue penasaran and donlot cos ngga bisa nemu di lapak DVD.
Dan ternyata cukup bagus …
… for a spiritual documentary movie.
Dengan presentasi dan spirit ala film What The Bleep (in fact ada beberapa same speaker featured in that movie), The Secret berbicara tentang the so-called ‘Law of Attraction’ yang simply says “When you visualize, you materialize,” and “You get what you focus on.”
But sayangnya, that kind of principle buat gue pribadi udah classic and cheesy banget so nontonnya ngantuk-bosen gitu, though mungkin juga karena gue nontonnya jam 6.30AM. It failed to convince me that whatever message its trying to pull is more than a self-help industry crap which had already been redundantly repeated and repackaged in our modern times.
Though my current line of profession(s) is also part such Feel-Good Inc., but I’m fully aware the bullsh*t nature of my own counsels and, more often than not, expose the weakspots / fallacy right after the service is given in order to nullify the blind-obedience effect. Where can I find that in movie? Nowhere. It’s not meant for creating a healthy balanced mind; it’s meant for conversion.
The movie shamelessly spots our crave for Easy-One-Size-Fits-All Answer yang bisa unlock the kind of life we always wanted, i.e. healthy, wealthy, being successful, etc. It offers a good banter, counter-response explanation, description, the whys and howtos of such ultimate revelation would be able to help our life, but it never addresses whether or not there is only one grand-ultimate answer in the first place.
All in all, it’s a mediocre movie with questionable science and embarrassingly huge amount of snake-oil charms.
March 29, 2007
Duh pengen jalan-jalan, or ngerjain apa gitu. The fact that we are going to have this important event April besok ngebikin gue tambah gatel untuk ngelakuin sesuatu..
I know ini cuman anxious aja, so sharusnya sih energi ini bisa gue pake untuk something yang productive. Well, I just did that, nyelesain satu artikel baru in only one day, biasanya perlu berhari-hari untuk bisa finish.
Tapi masih belum puas nih, like I have to do something else untuk ngabisin energi then tidur pules. Problem is gue ngga kpikiran mo ngapain.
Ah, rese..
Apa hubungannya dengan poto di atas? Kaga ada.
March 23, 2007
Nih film mungkin bakalan lebih tepat kalo dikasih judul Kejar-Kejaran atau Keberingasan Anak Pejabat or even Doyan Banci Berakhir Runyam, cos emang itu isi ceritanya in the whole 95 minutes. Satu-satunya yang bersinggungan dengan the popular book, Jakarta Undercover, adalah setting dan tema kehidupan malamnya. Gue blon baca bukunya, tapi kalo bandingin dari cerita orang selama ini tentang buku itu, film Jakarta Undercover ini kayaknya cuman nebeng ketenaran judul maut itu.
Ternyata hal itu diakuin sama Lance, director filmnya, “Konsep filmnya sendiri lebih mengarah ke suspense, beda sekali dengan cerita asli di buku. Kehidupan penari striptis yang ada di buku, kita jadikan latar belakang saja.”
Okelah dia ngaku, but dia bilang ’suspense’ ?
Please deh. Jauh deh dari suspense. Kalaupun mau disebut suspense, then berasa dangkal banget lantaran cuman bisa mancing emosi dari ya adegan kejar-kejarannya itu, sementara karakternya sendiri cuman ditampilkan sebatas label kosong, misalnya Si Kakak Yang Baik, Si Anak Autis Yang Ketiban Sial, Si Anak Pejabat Yang Emosian, dsb. Ngga ada feel 3dimensi dari mereka, ngga berasa real. Semuanya polar klasik, kalau yang baik tuh baik banget, yang jahat then jahat banget.
Kalau ada yang rencana nonton dan pengen menambah seru, gue saranin untuk nyatetin ada berapa puluh kali kata ‘Fuck’ dan ‘Shit’ dipake dalam di filmnya. Though untuk ukuran Indonesian ngga cocok banget swearing pake kata-kata itu, sekali dua kali ngga masalah lah. Tapi stelah dipake lebih dari 8 kali dalam periode 5 menit, jadinya geli aja. Lagi-lagi ngga dapet feel nya. Justru etika si Haryo (anak pejabat itu) nyolotin ‘Tai’ dan ‘Ngehe’, baru brasa powerful.. So pelajaran buat elo semua, kalo mo nyumpah serapah, stick with Bahasa Indonesia or elo beresiko bikin elo keliatan culun dan lawan bicara elo jadi geli..
Oh ya, ada satu orang yang pantes dapet Best Supporting Actor tuh. Dia beneran bisa bikin suasana segar setelah bosen kejar-kejaran tak berujung dengan line-nya yang cuman sebaris, “Jadi ini gimana, Pak?” Hahaha.
So ratingnya gue kasih berapa? 7 out of 10 lah, but itu cuman karena faktor Luna Maya yang bisa nyumbang full 1 poin.
March 21, 2007
March 12, 2007
Seperti dalam entry 4 hari yang lalu, gue sama sekali ngga yakin bakalan kecantol ama browser baru, Maxthon. Makanya ketika di malam penghujung hari ke-5 gue nyalain Firefox (FF) untuk ‘kembali ke cinta mula-mula’, gue terkejut karena mendadak diselimuti rasa duka karena kehilangan Maxthon.
Yup, kehilangan! Kayak ada perasaan hampa gitu ketika balik lagi ke FF, dan itu beneran ngeganggu cos I didn’t expect that to happen.
Setelah terus memaksakan diri browsing through FF selama satu jam, dan sambil mikir what’s happening, akhirnya gue dapetin sejumlah poin yang bikin gue kepincut dengan browser China itu.
Pertama, gue udah berhasil dapetin kombinasi skin dan customized layout untuk interface toolbar yang sesuai selera, bisa dilihat dari gambar di atas. Sebelumnya kan gue ngerasa gatel ama posisi, bentuk, dan susunan icon di toolbar, tapi setelah kutak-katik, akhirnya dapetin yang bagus dengan skin Noia5.0 (tandingan Noia2.0 di Firefox). Setelah itu gue klik kanan untuk Customize di Status Bar bawah, pilih tab Toolbar, set Icon Options ke Small Icon dan No Text Labels. Hasilnya adalah toolbars yang terlihat compact dengan space kecil, sehingga browsing area terlihat jauh lebih luas.
Kedua, gue udah nemuin cara install sejumlah plugins yang gue pake massively di jaman FF: Multiple Gmail Manager, MyNotes (tandingan QuickNote), Imageshack Tools (tandingan Imageshack Upload). Jadi ngga perlu install apa-apa, cukup extract file pluginnya dan copy ke directory Plugin Maxthon.
Ketiga, I infatuated with love the auto-hide sidebar! Ngga bisa gue jelasin gimana, pokoknya asik banget. Sayang banget mereka ngubah bentuk ini di Maxthon2 Beta.
Keempat, can’t live without mouse gestures now. Totally neat cos untuk Refresh, Back, Forward, Close Tab, dsb tuh cuman perlu pake click-and-drag mouse doang. Fitur ini sebenernya juga ada di FF dengan installing Mouse Gesture Extension, but gue ngga pernah pake cos saat itu ngerepotin banget, bukannya ngemudahin browsing. Di Maxthon, setiap mouse gesture bisa keliatan garis visual gerakannya, jadi gue bisa tahu apakah move gue udah bener apa ngga. Ditambah lagi di Maxthon untuk buka-tutup tabs tuh cuman sejauh doubleklik di tab bar nya. Paten!
Kelima, beneran hemat memory. Kadang emang suka lompat tinggi kalo masuk ke web yang punya banyak graphic, flash, dan javascript/DHTML function, but Maxthon bakalan langsung flush memory-nya setelah site itu ditutup. That’s is something FF couldn’t do.
Sekarang Maxthon berasa natural and fun banget, though ngga bakalan bisa menggantikan FF. Jadi formasi primary-secondary gue pindah dari FF-Opera jadi Maxthon-FF. Opera uninstalled ke akar-akarnya, termasuk hapus file installer..
Kekurangan yang masih sangat gue harapkan muncul solusinya adalah extension untuk YahooMessenger. Plugin itu udah ada tersedia, but gue perlu versi yang lain karena yang disediain itu perlu install JavaEngine di Windows, something yang I couldn’t afford with this slowly memory of mine. Untuk MSN udah ada MSN Web Messenger and I love it. Cuman kalo mo berharap sih kehadiran sidebar Meebo…
Okay, now I’m officially Maxthon Lover. Kalo elo baru aja pake Maxthon dan ngga ngerasa kasmaran dengannya, gue saranin untuk coba ikutin poin-poin di atas itu deh.. Pasti bakalan berasa bedanya.
March 10, 2007
Wabah Tukul, sang seleb baru yang udah punya entry Wikipedia dan website pribadi, dengan talkshow Empat Mata-nya semakin merajalela. Kemaren gue denger ada orang yang pake ringtone suara dia untuk SMS, so begitu pulang langsung bongkar-bongkar internet. Akhirnya nemu deh tiga buah audio clip yang beredar di sejumlah forum komunitas online.
Untuk semakin menyebar virus Tukul (baca: Tukulization), nih gue kasih mirror download ketiga MP3 (Kembali Ke Laptop, Puas Sobek-Sobek, dan Silent Please) dalam satu paket kecil 95Kb. Oh ya, gampang di samping bisa diperbesar, klik aja…
March 8, 2007
Baru aja gue nyaman jadi Firefox slut dengan segudang extensionnya, eh dapet info tentang browser China yang lebih ringan (memory-wise) dan membayangi pergerakan si rubah api: Maxthon. Secara umum, kelebihan dia adalah ringan, ngga makan banyak resource memory. Untuk plugins, masih kalah jauh dari FF, but list nya terus berkembang.
So ini review gue setelah 4 hari pake:
- Kalo browsing beberapa web (seperti my favorite OC), scrollbar di kanan tuh warnanya sama ama jalurnya, jadi susah nyarinya, sangat mengganggu kalo lagi pengen drag up down pake mouse.
- Interface toolbar dan asesoris lainnya yang ada di atas itu ngga convenient banget, ngga tau kenapa, brasa gatel aja. Udah coba ganti-ganti skin, tetep aja ngga bisa dapetin feel yang enak. Even IE masih lebih enak dilihat daripada ini.
- Masih berhubungan dengan point 2, Favorites Tab Bar nya pathetic. Ngga enak banget, but mebbe karena masih blon tau cara modif nya.
- Masih blon ngerti cara install plugins nya. Beberapa gampang tinggal klik INSTALL dari web maxthonplugin, tapi beberapa lainnya tuh ngga bisa langsung install. Kudu di download dulu sebagai archive, stelah dibuka, ngga ada installer, ngga ngerti gimana cara masukinnya ke Maxthon. Katanya sih pasang di Sidebar, tapi ngga nemu itu ada dimana
- I miss all FF’s extensions, kayak Gmail Multiple Account Manager (ada juga di Maxthon, tapi ya kepentok ama point 4 di atas), Quicknote, quickImageshackupload, built-in FTP, etc.
- Forum dan community untuk plugins nya masih berbau beta, agak susah untuk bisa nemuin peer support.
- Options nya rame banget! Sbenarnya keren, tapi since banyak gitu jadi bingung ngapain aja, blon ada waktu untuk ngecekin satu-satu fungsinya.
- Gue keganggu banget ama suara tick-tick (bawaan IE) setiap kali gue ngeklik link. Ngga tau dimana untuk matiinnya.
Sementara kelebihannya sih sejauh ini memang cuman di memory usage yang kecil, plus kerennya bisa auto-flush lagi dia tiap beberapa menit. Since memory notebook gue kelewat payah, fitur andalan Maxthon ini emang menggiurkan. Cuman ya itu, keberatan-keberatan A-G di atas kok kayaknya mengganjal banget.
Duh, apakah akan terjadi migrasi dalam waktu dekat.. ?
Pergumulan yang berat.
February 11, 2007
Ga terasa udah lewat 4 tahun semenjak terakhir kali gue nonton seri drama asia, Kamisama. Though rasanya sih masih dibawah level banjir airmata Kamisama, tapi One Litre of Tears (1LoT) punya terasa lebih nusuk cos ini emang real life story.
1LoT ceritanya tentang cewek yang didiagnosa sakit Spinocerebellar Degeneration di usia 15 tahun yang terus bertahan hidup sekalipun satu-persatu kehilangan kontrol badannya hingga meninggal di usia 25 tahun. Sepanjang waktu itu, dia terus menulis diary tentang pengalaman dan perasaannya supaya ngga menyerah. Setelah meninggal, tulisan dalam diary itu kemudian diterbitin dalam bentuk buku sederhana yang nyampein message, “Just being alive is such a lovely and wonderful thing.” Sampe detik ini, buku itu sudah terjual lebih dari 18 juta kopi di seluruh dinia. The real Aya’s photos are available here.
Makes you wanna watch the series? Go ahead. Siapkan tiga dus tissue di samping kanan dan dua galon air aqua di samping kiri supaya ngga dehidrasi.
Pertanyaannya, did I cry? Yup, cuman dua tiga kali sih. Setelah berjuang menahan sekuat tenaga, akhirnya air mata pertama kali menitik jebol juga di episode 6, menit ke-35. Hahaha, brengsek adegannya, mereka satu keluarga pada nangis karena kagum ama Aya yang kuat ngeladenin tatapan orang-orang setiap harinya. Since menurut gue sampe titik itu emang ngga ada momen yang bikin menyayat kelenjar air mata, kalo ngeliat judulnya berarti expected 6 episode selanjutnya bakalan yang ajang banjir tears galore…
Ternyata ngga juga. Cukup sedih sih, tapi ga sampe bikin banjir, hehehehe. Cuman paling jadi miris aja kalo diinget-inget ini adalah cerita beneran.
Masih seputar tema menjiplak dari entry kemaren, ternyata baru-baru ini 1LoT juga ada sinetron jiplakannya di RCTI, Buku Harian Nayla. Googling aja, dah ada bejibun tulisan blog dan commentaries yang maki-maki sepak terjang BH Nayla ini ini, hahaha.. Oh ya, barusan cek ternyata BH Nayla punya sampe ada entry wikipedia nya sendiri.
January 25, 2007

Kmaren pas lewat Senen, ngerasa familiar banget ketika liat poster gede film horor Roh. Familiar as in kayaknya pernah liat di film amrik or at least import gitu deh. Awalnya gue pikir cuman karena gue aja yang biasa sentimen langsung ngecap semua film Indo tuh jiplak dari luar. Tapi setelah mikir beberapa lama, akhirnya bener juga kalo itu poster totally berasal dari film The Prestige. Majulah terus Indonesia!
January 22, 2007
So yesterday (21/1/07) I enrolled the preliminary test for Broadcasting Development Program (BDP) from TransCorp. But, to my surprise, it turned out to be more of a publicity stunt than a decent job fair.
Sesuai dengan pengumuman, terdaftar 110.000 peserta yang mengikuti test hari Minggu kemarin di Gelora Bung Karno Senayan. That number is terribly huge, apalagi considering angka itu masih akan bertambah lagi karena test yang sama juga dibuka lagi di beberapa kota besar lainnya di seluruh Indonesia.
I know TransTV baru saja merge dengan Trans7, tapi memangnya seberapa besar sih mereka sampai perlu membuka aplikasi untuk angka lebih dari 100 ribu itu? Apalagi kemarin gue sempat dengar kabar burung bahwa slot yang tersedia adalah untuk 100-200 orang saja. Kalau rumor itu benar, then it’s outrageous!
Sekalipun kemarin diberitahukan kejutan bahwa peserta BDP yang memenuhi kriteria tertentu juga akan disalurkan ke beberapa company lainnya yang tergabung dalam Para Group (PT. Para Inti Investindo), tapi tetap saja terasa seperti usaha ala kadarnya untuk nenangin kekecewaan massa ujian preliminary tersebut.
Selain itu, sekalipun waktu pelaksanaan tidak ngaret (cukup mengejutkan), namun ternyata masih ada sejumlah acara pra-ujian lainnya, seperti marching band dan kata sambutan ini itu yang semakin menambah rasa gatal dan kesal dengan seluruh atraksi TransCorp ini. Ujian baru dimulai setelah satu jam menunggu sambil disirami terik matahari sore yang membuat udara begitu sesak.
Kedua MC sempat berulang kali mengucapkan, “Kami sangat berterimakasih dan merasa bangga dengan begitu besar animo peserta yang ingin mengikuti program ini.”
Tentu saja mereka bangga.
Mereka pantas berbangga hati karena tujuannya sudah tercapai: TransCorp kemarin dianugerahi piala rekor MURI untuk aplikasi pekerjaan dengan animo terbesar di Indonesia.
Semakin jelas semua parade, umbul-umbul, berikut perpanjangan periode aplikasi menjadi tidak lebih dari strategi untuk meraih keuntungan pribadi, baik dari segi exposure maupun prestasi yang bergengsi, yang lebih cocok diberi nama Sirkus TransCorp.
Siapa yang bertepuk tangan paling keras?
Jelas bukan 110.000 orang yang berjubel di sana.
January 19, 2007
Though udah pake Firefox lebih dari dua tahun, but baru skarang ini gue beneran make use of its wonderful feature, yaitu addons. Dari kemarin gue sibuk kawinin sama macem-macem bandot addons yang menarik, dan setelah review satu-satu akhirnya tiba pada list berikut ini yang menurut gue bakalan memperkaya nuansa selancar di internet.
- Adblock Plus. Untuk ngeblok semua iklan yang menganggu kalo lagi buka web, mis. detik.com, boingboing.net.
- Chatzilla. Masih suka main mIRC? Skarang bisa langsung dari Firefox. Selain nyaman, juga aman karena ngga ada masalah susah log ke server karena masalah trojan dan sejenisnya.
- Colorful Tabs. Kalo ini totally cool, thumbs up buat yang punya ide. Setiap tab bakalan memiliki warna yang berbeda, jadi window keliatan lebih menarik. Yup kegunaannya cuman buat visual candy aja sih, tapi mampu merangsang minat untuk browsing lebih banyak karena kudu buka tab baru dengan warna-warni lainnya, hehehe.
- Download Status Bar. Solusi tepat buat gue yang selalu terganggu dengan download status window. Pengen gue nonaktifin, tapi gue juga perlu tau itu donlotan dah sampe mana. Dengan addon ini, bisa status download tanpa perlu buka window baru.
- Extended Status Bar. Ini adalah fitur yang gue suka dari browser Opera, dan akhirnya ada yang ngebuat jadi addon untuk Firefox. Di status bar bakalan muncul apa yang sedang loading, speed, besar page, waktu, dan jumlah image yang tersisa. I’m not sure why I like it, though.
- FireFTP. Ini adalah fave gue, FTP yang built-in di dalam browser Firefox, berhubung gue rajin kotak-katik website dan memory notebook gue terlalu payah untuk buka banyak program. Jadi kalau diklik, FTP nya bakalan kebuka dalam Tab baru. So simple and convenient.
- Gmail Manager. Gue setidaknya punya tiga account Gmail untuk kepentingan yang berbeda-beda, jadi berasa capek banget kalo kudu login/logout untuk ngecek satu-satu. Dengan addon ini, cukup sekali klik, bisa pindah-pindah cek masing-masing account.
- Gmail Skin. Gmail is already a powerful email, tapi kalo ditambah dengan addon itu, bisa jadi sekaligus chic and stylish juga. Silakan coba, tidak bakal nyesel.
- IE Tab. Since gue juga aktif web design, jadi perlu untuk ngeliat apakah web yang barusan dibuat bisa dijalankan dengan sempurna pada browser IE yang sudah tua dan mendunia itu. Selain itu, berguna juga karena ada sejumlah web yang hanya bisa diakses via IE.
- Imageshack Upload. I love Imageshack, mudah-mudahan mereka bisa bertahan selama-lamanya. Cuman dikit web yang mau kasih photo hosting dengan kemudahan dan fitur seperti dia. Dengan addon ini, upload gambar jadi jauh lebih gampang lagi, tinggal akses menu di klik kanan doang.
- Mouse Gestures. Again, fitur yang pertama kali gue liat di Opera dan kini sudah tersedia di Firefox. The idea is untuk browsing web hanya menggunakan kombinasi drag-and-klik mouse. Misalnya untuk back to previous page, tinggal tahan dan drag right mouse button kiri. Masih banyak move lainnya yang skalipun awalnya perlu dihapal, tapi ngga lama untuk bisa srak-srek-srok tanpa mikir lagi.
- Resizeable Text Area. Ini adalah addon paling canggih yang pernah gue liat. Sangat berguna buat user yang rajin ngeblog, main forum, or apapun yang pake text box. Kalo elo ngerasa box nya kekecilan, misal untuk nulis entry yang panjang, tinggal drag aja sisi bawah dan kanannya untuk memperlebar seenak jidat elo. Enak ngeliatnya, serasa memperkosa design web orang, hahaha!
- Restart Firefox. Simple aja, untuk quick restart setiap kali install/uninstall addon atau ganti theme Firefox. Ini mungkin salah satu addon yang mungkin baru brasa berguna setelah dicoba.
- Tab Mix Plus. Untuk ngatur preferensi tabbing supaya jadi lebih banyak options. Silakan cek sendiri deh, udah pasti ngga bakalan di uninstall.
- Video Downloader. Addon untuk download video dari web Youtube, Google, dan sejenisnya. Cocok buat yang males nonton streaming.
Masih ada beberapa addons lainnya yang bagus, tapi untuk sementara 15 yang di atas itu yang gue highly recommend. Kmaren baca info kalo tiap bulan biasa muncul satu dua addon baru, baik modifikasi dari ide sebelumnya atau yang benar-benar original. Jadi list di atas sudah pasti bakalan nambah lagi. Long live slutty Firefox!